Jumat, 23 Januari 2009

contoh surat buat sang manager

Asalamu alaikum,wr,wb.
Pertama-tama saya ucapkan mohon maaf atas kelancangan saya menulis goresan ini,mungkin menganggu waktu luang bapak.
Sudah tiga tahun saya disini

contoh surat buat sang manager

Selasa, 20 Januari 2009

ramadhan dan diriku

Ramadhan bulan suci yang penuh pengampunan
Dirimu ditunggu pada setiap tahun
Puasaku kini berbeda dengan puasaku dulu
Memang,hari,bulan berganti
Usiaku memasuki dunia remaja
Mungkin orang menyebut mencari jati diri
Puasaku yang petama tlah jebol
Tujuh hari sudah aku berpuasa
Diriku mungkin berubah tak seperti dulu
Atau lebih parah dari yang dahulu
Mungkin aku tlah mengenal puasa
Yang mengandung nilai luhur dalam sebuah agama
Dalam puasa ini kuisi dengan pengenalan diri
Siapa diriku,untuk apa aku hidup?
Semua lumpur dosa yang tak bermanfaat
Mengapa harus ku alami dalap hidup ini?
Mengapa dan kenapa dosa masih saja ada
Senagaja dan tidak kusengaja kuperbuat
Dosa-dosa yang kuperbuar amatlah banyak
Betapa disesalakn kalau diriku tak berubah
Nafsu muda mengikat dan sulit untuk lepas
Merubah dosa memang amatsusah
Nilau puasa tak hanya menahan makn dan minum
Cobaan demi cobaan begitu berat kuhadapi
Biarkan aku singkirkan kerikil ini
Smoga nilai puasa ku kini mampu hapus
Noda hitam yang menjerat kehidupanku


serbuk setan

Hari ini aku bagai di alam mimpi
Semua tampak gelap gulita
Tak ada seorangpun yang peduli
Hidup sendiri berjalan tanpa arah
lororong-lorong kehidupan penuh dosa
Tak ada seorangpun malaikat yang datang
Serbuk-serbuk setan menghilangkan akal
Aku terjerumus tanpa bisa melawan
Ayah bunda memarahiku penuh etika
Mereka berkata"tlah membuat aib keluarga"
Tak terasa setetes air mata mengalir
Aku bagai anak kecil tak punya akal
Hidupku serasa tak punya arti
Aku calon sandaran hidup keluarga
Diriku hanya menjadi beban mereka
Tapi,tapi diriku terlanjur jatuh
Ayah sekarang tlah sakit-sakitan
Diriku hanya bisa tertidur dan tertidur
sahabat karibku tlah memusuhiku
Mereka saharusnya menolong malah menusukku
Ingin rasanya meninggalkan dunia ini
wahai malaikat penolong diriku datanglah
Smoga do a dan tetes air mata ini terkabul

penyesalan

Malam ini dunia serasa kelam
Dunia seakan mebuang wajah
Melihatku seperti setan kehausan
Yang siap memangsa korban
Aku merasa bukan seperti diriku
Aku merasa seperti budak nafsu
Membuat hancur seisi bumi
kerusakan yang amat memilukan
Maafkan aku sayang
Hampir saja membuat dirimu hancur
Aku rasa sayangku padamu mulai berubah
Nafsu liarku hanya kan merusak dirimu
Maaf bukan aku tak sayang padamu
Mohon jangan membenciku
Mungkin inilah jalan yang terbaik
Kuharap kau mengerti dan menerimannya
Karna sayangku padamu
kutak ingin membuat kehormatanmu hancur
yang lalu biarlah berlalu
Mari kita jaga kesucian dan kehormatan cinta kita

salam

Dalam hening kurangkai kata
sejuta asa tertuang dalam goresan
diantara mimpi tak bertuan
kuteruskan goreasan demi goresan
wahai bulan bintang disana
samapaikan salam rindu dan salm sayangku padanya
tuk dara hitam manis nan kemilau
kemilau mutiara dilautan asmara
Desah jiwaku saat kau tak disampingku
endap rasa yang selalu merindu
ingin kuutarakan isi hatiku padamu
tapi lidahku kelu akan syair terpendam
wahai angin kabarkan padanya
biar dia merasakan apa yang kurasakan
jauh dilubuk hatiku ingin selalu bersamamu
jalani hidup dengan kisah kita