Selasa, 20 Januari 2009

serbuk setan

Hari ini aku bagai di alam mimpi
Semua tampak gelap gulita
Tak ada seorangpun yang peduli
Hidup sendiri berjalan tanpa arah
lororong-lorong kehidupan penuh dosa
Tak ada seorangpun malaikat yang datang
Serbuk-serbuk setan menghilangkan akal
Aku terjerumus tanpa bisa melawan
Ayah bunda memarahiku penuh etika
Mereka berkata"tlah membuat aib keluarga"
Tak terasa setetes air mata mengalir
Aku bagai anak kecil tak punya akal
Hidupku serasa tak punya arti
Aku calon sandaran hidup keluarga
Diriku hanya menjadi beban mereka
Tapi,tapi diriku terlanjur jatuh
Ayah sekarang tlah sakit-sakitan
Diriku hanya bisa tertidur dan tertidur
sahabat karibku tlah memusuhiku
Mereka saharusnya menolong malah menusukku
Ingin rasanya meninggalkan dunia ini
wahai malaikat penolong diriku datanglah
Smoga do a dan tetes air mata ini terkabul

Tidak ada komentar:

Posting Komentar